Pengalaman Sembuh Total Dari Asam Lambung (Gerd&Anxiety)

Pengalaman sembuh total dari asam lambung termasuk Gerd dan Anxiety-nya ini adalah bener-benar pengalaman pribadi.  

Kisah ringkas mengenai sembuh totalnya penyakit Gerd dan Anxiety asam lambung saya bermula dari sensasi-sensasi yang tidak wajar pada bagian pertut dan uluhati. 

Mulanya ketika pertama kali kena asam lambung (Selanjtnya disingkat aslam), sama seperti kalian, stres, takut, parno, setiap hari menghadapi berbagai sensasi. 10 hari diawal kena Aslam berbaring saja di kasur, karena memang waktu itu lagi tinggi-tinggìnya. 

Mula-mula kena Aslam saya berobat ke dokter yang cukup terkenal di temapat saya tinggal, ngantrinya lama, tapi obat yang didapat ternyata malah bikin lemes dan pucat, sehingga obat itu kemudian dibuang dan ganti berobat ke puskesmas, obat dari puskesmas cukup mampu menurunkan aslam, namun aslam saya belum sembuh dan masih kumat-kumatan.

Saya sejak kecil memang jauh dari obat-obatan kimia, selain karena saya jarang sakit, kalau sakitpun orang tua biasa mengobati saya dengan ramuan tradisional, sehingga ketika saya sakit dan diberikan obat kimia dengan dosis tinggi (Menurut Orang Obat Mahal) justru membuat badan lemas dan membahayakan, sebaliknya obat yang generik (Dosis Rendah/Obat Murah) dari Pukesmas justru yang berkhasiat. 

Tidak mau ketergantungan pada obat puskesmas, saya memutuskan untuk menggunakan cara tradisonal dan obat-obatan tradiaional. Cara-cara yang saya coba adalah totok saraf di pengobat Tradisional yang terkenal di Youtube sampai terapi pijat saraf telapak kaki seminggu sekali kepada pengobat tradisional tertentu. 

Selain berobat dengan cara tradisonal, saya juga minum ramuan tradisioanl, seperti kunyit, madu, campuran madu, kunyit, campuran madu dan juruk nipis dan lain sebagainya. 

Meskipun obat-obatan tradisional saya minum konsiaten setiap hari saya masih tetap merasakan sesasi dalam tiap harinya, mulai dari begah, kembung, pusing, sakit pinggang dan lain sebagainya. 

Suatu waktu, saya kumat lagi, dalam keadaan kumat itu saya merasa putus asa, karena kumatnya tak biasa, yang biasanya kalau kumat hanya malam harinya saja kini bertambah dua kali lipat, siang kumat malam juga kumat. Dan kumatnya sering sekali. 

Saya punya istri itu gemar sholat hajat dan sholat malam, diantara doanya agar diberikan petunjuk supaya suaminya disembuhkan dari aslam. Suatu ketika istriku bermimpi agar supaya membeli obat-obatan ke Dokter X yang membuka Apotek di tempat X. Istri saya kemudian membeli obat dan konsultasi ke doketer yang dimaksud tanpa sepengetahuan saya.

Disodori obat-obatan kimia saya mulanya males, boro-boro mau meminumnya lihatnya saja males. Sehingga obat yang dibelikan istri dari hasil mimpinya itu saya abaikan.

Ilustrasi Asam Lambung

Suatu hari, saya kumat lagi, kumatnya luar biasa, segala macam air hangat, air bengkoang dan beberapa obat tradisional lainnya tak mempan walau sekedar meredakan asalam waktu itu, saya yang menahan sakit akhirnya dipaksa oleh istri agar meminum obat kima yang dibeli tempo hari, sayapun menurut, alhasil obat yang diminum itu rupanya mujarap, aslam saya seketika turun.

Obat itu akhirnya saya minum sesuai anjuran dokter, 2 X sehari dengan 3 jenis obat yang berbeda dalam sekali minum. Setelah habis, saya seperti hidup normal kembali, senasi dalam tiap harinya hilang secara berangsur-angsur. Juga yang biasanya setiap pagi bahkan jarang buang air besar, setiap pagi kini bisa buang air besar. 

Kini sudah satu bulan lebih saya tidak merasakan sensasi yang aneh-aneh lagi, dan juga tidak kumat-kumatan lagi. Semoga saja aslam hilang selama-lamanya dalam diri saya. Bagi kalian yang sedang berjuang semoga kisah ini dapat menjadi motivasi anda untuk sembuh. 

Lucunya, tetangga saya yang kena Aslampun, yang sudah berobat kemana-mana bahkan terkena aslam sejak belum menikah sembuh-sembuhnya ketika berobat ke dokter X. Dalam hati, kenapa gak bilang dari kemaren-kemaren,..😏

Belum ada Komentar untuk "Pengalaman Sembuh Total Dari Asam Lambung (Gerd&Anxiety)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel