A’wamil (العوامل) Dalam Bahasa Arab

- November 20, 2019
A’awamil adalah kata Jamak dari A’mil. A’wamil dalam bahasa Arab bermaksud “Segala sesuatu yang dapat merubah harakat akhir pada kata bahasa Arab”.  Seperti contohnya kata Al-Masjidu المَسْجدُ ketika sebelumnya didahului kata Min (مِنْ) maka harakat akhir kata tersebut berubah menjadi “kasrah” dibaca “Min Al-Masjidi ”(مِنْ المَسْجِدِ)

Perubahan harakat akhir kata Al-Masjidu  (المَسْجدُ)“ menjadi Al-Masjidi itu sebabnya karena A’mil, dalam contoh tersebut yang menjadi amil adalah kata “Min (مِنْ)”. Dalam bahasa Arab jumlah a’wamil sangat banyak. Menurut  Syekh Al-Jurjany  bahwa Awamil berjumlah 100. Hal tersebut tergambar dari tulisannya dalam kitab Al’A’awamil Al-Jurjany yang menyatakan:

إنّ العوامل هنا فميّة # لفظية فبعد معنوية
لفظية منها هنا نوعان # سماعيّ قياسي سيّان

Berdasarkan petikan di atas, diketahui bahwa menurut Syekh Al-Jurjany  bahwa “A’wamil itu berjumlah 100. Yang 100 tersebut dikelompokan menjadi dua macam yaitu a’wamil lafdiyah dan a’wamil ma’nawiyah. Adapun a’wamil lafdiyah nantinya dibagi lagi menjadi dua, yaitu lafdiyah sima’iyah dan lafdiyah qiyasiyah.

A. A’wamil Lafdiyah (العوامل الفظية)

A’wamil Lafdiyah adalah “amil-amil yang dapat dibaca, dilihat dan ditulis”. Sementra itu, A’wamil lafdiyah dibagi menjadi dua macam yaitu simai’yah dan qiyasiyah.

1. A’wamil lafdiyah simai’yah ( العوامل الفظية السّماعية) 

Adalah amil-amil yang tidak dapat berubah bentuknya, tidak dapat diubah karena amil tersebut datang dari pendengaran (Simai’yah) orang Arab. Seperti contohnya kata “Min” kata tersebut tidak bisa diubah menjadi Mun-Mon dan lain sebagainya, karena sudah dari sananya begitu (pendengaran orang Arab).

A’wamil lafdiyah simai’yah terdiri dari 91 a’mil, kesembilan puluh satu tersebut dibagi kedalam 14 fungsi, berikut ini adalah daftar a’mil simai'yah disertai contoh dan fungsinya.

(1) Menjarkan Kalimat Isim Saja
(2) Menasabkan Isim dan Merafakan Khabar
(3) Merafakan Isim dan Menasabkan Khabar
(4) Menasabkan Isim

(5) Menasabkan Fi'il Mudhare
(6) Menjajemkan Fill Mudhare
(7) Menjajemkan dua fi'il mudhare, yang pada bagian awalnya sebagai syarat dan fi'il mudhare keduanya sebagai jawab.


(8) Menasabkan Fi'il Mudhare yang berkedudukan sebagai Tamyiz

(9) Merafakan Isim yang berkedudukan sebagai Fai'l dan menasabkan isim yang berkedudukan sebagai Maful

(10)  Merafakan Isim dan menasabkan khabar
(11) Merafakan Isim dan menasbkan Khabar

(12) Merafakakn Isim dan menasbkan Khabar
(13) Merafakan Isi Fai'l dan Isim setelahnya secara khusus

(14) Menasabkan Mubtada dan Khobar dalam dua Maf'ul

2. A'wamil Lafdiyah Qiyasiyah (العواما الفظية القياسية)

A'wamil Lafdiyah Qiyasiyah adalah amil-amil yang dapat dibaca, ditulis dan dilihat serta juga dapat diubah-ubah dengan cara ditasrif. Adapun jumlahnya ada 7 macam berikut ini adalah contoh serta fungsinya;

B. A'wamil Ma'nawiyah (العوامل المعناوية)

Adalah amil-amil yang tidak dapat dilihat, dibaca dan ditulis. Amil jenis ini terdiri dari dua macam a'mil ma'nawy ibtida dan a'mil ma'nawy ibtida yang menempati tempatnya isim. Adapun contoh dari keduanya adalah sebagai berikut;
Berdasarkan penjelasan di atas dapat dimengerti bahwa A'wamil yang berjumlah 100 terbagi kedalam 2 pembagian, yaitu 98 A'wamil masuk pada jenis A'wamil lafdiyah dan 2 masuk pada A'wamil ma'nawiyah. 


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search