Analisis Regresi Liner Berganda dengan SPSS

- Desember 02, 2019
Analisis Regresi Linier Berganda adalah uji untuk mengukur pengaruh dua variable independen lebih terhadap satu variable dependen, uji ini bisa dilakukan dengan bantuan SPSS. Dalam kasus ini yang diuji regresi linier bergandanya adalah Pengaruh Kedisiplinan (X1), Motivasi (X2) terhadap Kinerja (Y).
 
Untuk melakukan analisis Regresi Linier berganda dengan SPSS diperlukan nilai variable X1. X2  dan Y, adapun nilai X1, X2  dan Y yang dikumpulkan berdasarkan penyebaran angket yang dilakukan pada 18 responden adalah sebagai berikut:

Langkah-Langkah Analisis Dengan SPSS

Buka program SPSS anda dengan klik start, kemudian klik "Variable Veiew", kemudian pada kolom name baris pertama ketik X1dan baris kedua ketik X2 pada baris ketiga ketik Y. Untuk kolom Decimals, ubah menjadi 0 untuk semua variable. Pada kolom Label, yaitu untuk kolom baris pertama ketik “Kedisiplinan” sementara untuk kolom baris kedua dan ketiga ketik “Motivasi” dan “Kinerja” Sedangkan untuk kolom-kolom lainnya abaikan saja. Adapun hasil yang dilakukan pada SPSS adalah sebagai berikut:
Selanjutnya, buka halaman data View dengan klik data view, maka didapat variable X1, X2 dan Y. Isi kolom-kolom tersebut sesuai dengan data X1,X2 dan data Y yang sebelumnya sudah diperoleh. Hasil pengisian data sepert berikut:
Selanjutnya, Kilik Analiyze>>Regression>>Linier. Jika sudah dilakukan dengan benar maka akan terbuka kotak dialog Linier Regression seberti berikut:

 Selanjutnya, Klik variable “Kinerja” serta masukan ke kolom Dependent, kemudian kilik variable “Kedisiplinan” dan “Motivasi” masukan ke kolom Indpendent. Lalu klik “OK” maka setelah itu output SPSS Analisis Regresi Linier berganda akan didapat sebagaimana berikut:

Cara Mengetahui Pengaruh Variabel X1, X2 terhadap Y

Setelah memperoleh hasil analsisis Regresi Linier berganda dengan SPSS, maka jika kita hanya bertujuan untuk mengetahui apakah pengaruh X1, X2 terhadap Y signifikan atau tidak maka yang perlu dilakukan adalah cukup dengan mengambil nilai F-hitung dari hasil analisis kemudian dibandingkan dengan F-tabel. Jika F-hitung lebih besar dari F-tabel maka terdapat pengaruh yang signifikan varaiabel X1 dan X2  terhadap Y, akan tetapi jika sebaliknya maka dinyatakan tidak terdapat pengaruh.

Pada kolom hasil analisis SPSS di atas, diketahui bahwa pada table ANOVA kolom F diketahui F-hitung sebesar “75,414”.

Selanjutnya untuk mengetahui F-tabel, kita melihatnya pada tabel F yang terdapat pada buku-buku statistik. Biasanya terdapat pada lampiran buku statistik. Dalam bahasan ini F-tabel dari signifikansi 0,05=DF-2=18-2=16 adalah  (3,364”. Lihat pada lampiran F-Tabel.

Setelah diketahui nilai F-hitung dan F-tabel maka dapat dinyatakan bahwa nilai F-hitung (75,414) lebih besar dari nilai F-tabel (3,364) oleh karena itu terjawab sudah bahwa “pengaruh kedisiplinan dan motivasi  terhadap kinerja signifikan”.

Baca Juga : Analisis Regresi Linier Sederhana dengan SPSS


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search