Analisis Regresi Linier Sederhana Dengan SPSS

- November 22, 2019
Analisis regresi linier sederhana adalah analisis yang berfungsi untuk meramalkan (memprediksi) variabel terikat (Y) bila variabel bebas diketahui. Regresi sederhana dapat dianalisis karena didasari oleh hubungan fungsional atau sebab akibat (kausal) variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y) (Anas Sudjiono, 2001, 102). Dalam bahasa sederhananya analisis regresi linier sederhana digunakan untuk mengetahui pengaruh satu variable terhadap variable lainnya.

Contoh kasus; seorang mahasiswi bernama Ulfah melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh manajemen pengaturan shif kerja terhadap kinerja karyawan Hotel Apita Cirebon”.

Setelah sebelumnya diketahui responden yang diteliti sebanyak 28 karyawan serta juga diketahui bahwa kedua variabel adalah variabel yang mempunyai hubungan fungsional atau sebab akibat (kausal) atau dalam kata lain disebabkan manajemen yang baik/buruk dalam mengatur shift kerja, maka kinerja karyawan Hotel Apita baik/buruk daripada sebelumnya (variabel X menjadi sebab baik/buruknya variabel Y). Selanjutnya langkah yang dilakukan Ulfa adalah menghitung pengaruh X terhadap Y dengan SPSS.

Untuk melakukan analisis Regresi Linier Sederhana dengan SPSS diperlukan nilai variable X dan Y, adapun nilai X dan Y yang dikumpulkan berdasarkan penyebaran angket yang dilakukan Ulfa pada 28 responden adalah sebagai berikut:

Langkah-Langkah Analisis Dengan SPSS

Buka program SPSS anda dengan klik Start, kemudian klik Variable Veiew, kemudian pada kolom name baris pertama ketik X dan baris kedua ketik Y. Untuk kolom Decimals, ubah menjadi 0 untuk semua variable. Pada kolom label, untuk kolom baris pertama ketik “Manajemen pengaturan shif kerja” sementara untuk kolom baris kedua ketik “Kinerja Karyawan” Sedangkan untuk kolom-kolom lainnya abaikan saja. Adapun hasil yang dilakukan pada SPSS adalah sebagai berikut:
Selanjutnya, buka halaman Data View dengan klik Data View, maka didapat variable Y dan Y. Isi kolom-kom tersebut sesuai dengan data X dan data Y yang sebelumnya sudah diperoleh. Hasil pengisian data sepert berikut:
Selanjutnya, Kilik Analiyze>>Regression>>Linier. Jika sudah dilakukan dengan benar maka akan terbuka kotak dialog Linier Regression seberti berikut:
Selanjutnya, Klik variable “Manajemen pengaturan shif kerja” serta masukan ke kolom Dependent, kemudian kilik variable “Kinerja Karyawan” dan masukan ke kolom Indpendent. Lalu klik “OK” maka setelah itu output SPSS Analisis Regresi Linier akan didapat sebagaimana berikut:

Cara Mengetahui Pengaruh Variabel X terhadap Y

Setelah memperoleh hasil analsisis Regresi Linier Sederhana Dengan SPSS, maka jika kita hanya bertujuan untuk mengetahui apakah pengaruh X terhadap Y signifikan atau tidak maka yang perlu dilakukan adalah cukup dengan mengambil nilai t-hitung dari hasil analisis kemudian dibandingkan dengan t-tabel. Jika t-hitung lebih besar dari t-tabel maka terdapat pengaruh yang signifikan varaiabel X terhadap Y, akan tetapi jika sebaliknya maka dinyatakan tidak terdapat pengaruh.

Pada kolom hasil analisis SPSS di atas, diketahui bahwa pada table coeffisiens kolom t diketahui t-hitung sebesar “2,684”.
Selanjutnya untuk mengetahui t-tabel, kita melihatnya pada tabel t yang terdapat pada buku-buku statistik. Biasanya terdapat pada lampiran buku statistik. Dalam bahasan ini t-tabel dari signifikansi 0,05=28-2=26 adalah “1,706”. Lihat pada lampiran T-Tabel berikut ini:
Setelah diketahui nilai t-hitung dan t-tabel maka dapat dinyatakan bahwa nilai t-hitung (2,684) lebih besar dari nilai t-tabel (1,706) oleh karena itu terjawab sudah bahwa “Pengaruh manajemen pengaturan shif kerja  terhadap kinerja karyawan Hotel Apita Cirebon signifikan”.

Baca Juga: Analisis Regresi Linier Berganda dengan SPSS


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search