Dimensi Proses Kognitif

- Mei 14, 2019
Proses kognitif yang digunakan untuk meretensi dan mentransfer terdapat lima kategori. Mengingat merupakan kategori proses kognitifyang paling dekat dengan meretensi, sedangkan lima kategori lain merupakan proses-proses kognitif yang dipakai untuk mentransfer. Anderson & Krathwohl (2001) menjelaskan enam dimensi proses kognitif yaitu mengingat, memahami, mengaplikasikan, menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Adapun penjelasan ke enam dimensi proses kognitif sebagaimana yang telah dipaparkan adalah sebagai berikut:

1. Mengingat

Proses mengingat adalah mengambil pengetahuan yang dibutuhkan dari memori jangka panjang. Proses kogntif ini meliputi mengenali dan mengingat kembali (Anderson & Krathwohl, 2001).

2. Memahami

Proses memahami yaitu mengonstruksi makna dari pesan-pesan pembelajaran, baik yang diucapkan, ditulis, dan digambarkan oleh guru. Siswa memahami ketika mereka menghubungkan pengetahuan baru dengan pengetahuan lama mereka. Pengetahuan konseptual menjadi dasar untuk memahami di antaranya menafsirkan, mencontohkan, mengklasifikasikan, merangkum, menyimpulkan, membandingkan, dan menjelaskan (Anderson & Krathwohl, 2001). 

3. Mengaplikasikan

Proses mengaplikasikan adalah menerapkan atau menggunakan prosedur dalam keadaan tertentu. Mengaplikasikan berkaitan erat dengan pengetahuan prosedural. Kategori mengaplikasikan terdiri dari dau proses kognitif, yaitu mengeksekusi dan mengimplementasikan. Mengeksekusi dilakukan manakala tugasnya hanya soal latihan dan sudah familier. Proses mengimplementasikan memahami pengetahuan konseptual merupakan prasyarat untuk dapat mengaplikasikan pengetahuan prosedural (Anderson & Krathwohl, 2001).

4. Menganalisis

Menganalisis melibatkan proses memecah-mecah materi menjadi bagian-bagian kecil dan menentukan bagaimana hubungan antar bagian tersebut dan antara setiap bagian dan struktur keseluruhannya. Proses menganalisis meliputi proses-proses kognitif membedakan, mengorganisasi, dan mengontribusikan (Anderson & Krathwohl, 2001).

5. Mengevaluasi

Proses mengevaluasi adalah membuat keputusan berdasarkan kriteria dan standar. Kriteria-kriteria yang paling sering digunakan adalah kualitas, keefektifan, dan konsistensi. Kategori mengevaluasi mencakup proses-proses kognitif memeriksa dan mengkritik. Memeriksa berarti mengambil keputusan berdasarkan kriteria minimal, sedangkan mengkritik berarti mengambil keputusan berdasarkan kriteria eksternal (Anderson & Krathwohl, 2001).

6. Mencipta

Mencipta melibatkan proses menyusun elemen-elemen jadi sebuah keseluruhan yang koheren atau fungsional. Tujuan-tujuan yang diklasifikasikan dalam mencipta yaitu meminta siswa membuat produk baru dengan mereorganisasi sejumlah elemen atau bagian jadi suatu pola atau struktur yang tidak pernah ada sebelumnya. Syaratnya yaitu semua siswa dapat dan akan melakukannya.

Mencipta berisikan tiga proses kognitif yaitu merumuskan, merencanakan, dan memproduksi. Proses mencipta dimulai dengan tahap divergen yang di dalamnya siswa memikirkan berbagai solusi ketika berusaha memahami tugas atau merumuskan. Tahap selanjutnya adalah berpikir konvergen, yang di dalamnya siswa merencanakan metode solusi dan mengubahnya menjadi rencana aksi atau merencanakan. Tahap terakhir adalah melaksanakan rencana dengan mengonstruksi solusi atau memproduksi (Anderson & Krathwohl, 2001).


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search