Cara Membuat Kalung Zimat Sesuai Panduan Ulama

- April 18, 2019
Bungfei.com-Dalam kehidupan yang serba komplek, gangguan pada anak tidak hanya berupa penyakit fisik, atau gangguan dari sesama manusia saja, ada gangguan-gangguan dari mahluk kasat mata seperti Jin dan Setan yang ternyata juga kalau tidak ditangani dengan baik akan dapat mempengaruhi kesehatan anak.

Untuk membentengi anak dari gangguan gaib yang datang dari Jin dan Setan ini rupanya banyak ulama yang membuat penanggkalnya, salah satunya adalah “SAYID HASAN AS-SYADZILI”, untuk membentengi gangguan mahluk kasat mata pada anak beliau menganjurkan agar membuat Kalung Zimat yang terbuat dari kain dimana didalamnya terdapat Shalawat Nurudzati.

Adapun bunyi dari Shalawat Nurudzati adalah sebagai berikut:
اللهمّ صلِّ وسلّم وباركْ على شيّدنا محمّدٍ النُّورُ الذّاتىْ والسّرِّ السّاَرىْ في شَائِر ِالأسْماَءِ والصّفاتِ وعلىَ ألهِ وصَحْبهِ وسلِّمْ.

Tata Cara Pembuatan

Sediakan kertas secukupnya diatasnya ditulis shalawat Nurdzati, pada kalimat محمّدٍ huruf mim dari kalimat tersebut diperbesar, sehingga tedapat ruang bundar pada huruf mimnya, ditengahnya kemudian tuliskan nama anak yang akan dikalungi zimat itu contohnya “ Ahmad/Fatimah” dan lain sebagainya.

Lipat kertas yang bertuliskan shalawat Nurdzati yang sudah ditambahi dengan nama anak itu dengan kain mori putih, caranya dengan dibentuk persegi, jahit sisi-sisinya sambil ditambahi lilitan kain memanjang hingga dapat dikalnungkan dn terlihat cantik.

Khasiat

Khasiat dari kalung Zimat ini adalah dapat mencegah dan mengobati gangguan Jin, tandanya anak yang semula rewel tidak wajar bengasur-angsur akan normal kembali.

Kegunaan lain Shalawat Nurudzati

Kegunaan Shalawat ini sebenarnya bukan hanya untuk anak-anak saja, bisa juga digunakan untuk membuka Rizki atau pelindung badan orang dewasa.

Caranya, puasa tiga hari yaitu; mulai hari selasa,rabu dan kamis. Selama puasa perbanyak membaca shalawat ini, dan setelah puasa dibaca empat belas kali sehari semalam secara rutin. Selain itu dibaca sekurang-kurangnya tiga kali setelah shalat lima waktu. 


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search