Pengertian Morfologi Dalam Bahasa Arab

- Maret 24, 2019
BUNGFEI.COM-Menurut Kridalaksana (2001: 142) morfologi adalah bidang linguistik yang mempelajari morfem dan kombinasi-kombinasinya. Ditambahkannya juga bahwa morfologi merupakan bagian dari struktur bahasa yang mencakup kata dan bagian-bagiannya.

Berdasarkan penjelasan diatas dapatlah dipahami bahwa morfologi pada hakikatnya adalah ilmu yang mempelajari morfem dan kombinasinya. Dalam bahasa Arab pembahasan mengenai morfem dan kombinasinya ini masuk pada pembahasan ilmu sharaf dan tasrifnya.

Hal tersebut sesuai dengan apa yang diungkapkan Al-Ghalayaini (1978: 8) yang mana beliau memaparkan definisi ilmu al-sharf sebagai ilmu yang mengkaji akar kata untuk mengetahui bentuk-bentuk kata Arab dengan segala hal-ihwalnya di luar i’rab dan bina. Sementara itu menurut Syahrin (dalam Nasution, 2016: 116) menyatakan bahwa yang dimaksud morfologi dalam bahasa Arab adalah:
Berdasarkan penjelasan di atas dapatlah kemudian dipahami bahwa yang dimaksud dengan Morfologi Arab pada nyatanya adalah ilmu Sharaf dan sebagaimana dalam penjelasan di atas diketahui juga bahwa ilmu sharaf adalah ilmu yang membahas mengenai seluk beluk kata dalam bahasa Arab, serta ilmu yang mengkaji bentuk-bentuk perubahan kata dalam bahasa Arab.

Hal tersebut sesuai dengan pendapat Jauhari (Tanpa Tahun: 1) yang menyatakan bahwa :
علم الصرف هو علم يبحث عن صيغ الكلمات العربية وأحوالها التى ليست بإعراب ولا بناء
Yang mana pengertian tersebut mempunyai maksud “ Ilmu Sharaf adalah ilmu yang membahas shighot-shigot dalam bahasa arab pada perubahan bentuk-bentuk kata nya, yang tidak dikaji dalam ilmu nahwa (I’rab harakat akhir Kata)”

Selanjutnya  Jauhari (Tanpa Tahun: 4) mendefinisikan tasrif sebagai berikut:
التصريف لغة التغير والتحويل والتبديل
Berdasarkan penjelasan di atas dapatlah dipahami bahwa tasrif secara bahasa bermaksud perubahan, perpindahan, atau peralihan. Sementara itu masih menurut Jauhari, bahwa pengertian Tasrif secara istilah digolongkan menjadi 2 tujuan perubahan. Yaitu perubahan secara ma’anawy dan lafdy. Adapun penjelasannya sebagai berikut:

1. Perubahan Ma’nawy

Pengertian tasrif ditinjau dari perubahan secara ma’anawy adalah sebagai berikut:

تغيير الكلمة من أصل واحد إلى أمثلة متنوعة للحصول على معانى مختلفة مثل تغيير كلمة " كتب" إلى كلمات " كتاب أو مكتوب أو كتبوا أو غير ذلك.

Berdasarkan penjelasan di atas dapatlah dipahami bahwa tasrif ditinjau dari perubahan ma’nawy bermaksud perubahan kalimat asal dalam bahasa Arab kepada bentuk-bentuk yang berbeda dengan asalnya dengan tujuan menciptakan makna-makna baru yang berbeda dari asalnya seperti yang asal kata awalnya “كتب” yang mana mempunyai makna telah menulis diubah menjadi bentuk lain seperti “كتاب” yang berarti buku, atau مكتوب yang mempunyai makna yang ditulis/tertulis  atau كتبوا yang mempunyai makna orang banyak telah menulis, dimana makna kalimat-kalimat tersebut setelah dirubah kedalam bentuk lan (ditasrif) kemudian maknanya berbeda dengan makna asal kalimat awal.

2. Perubahan lafdy

Pengertian tasrif ditinjau dari perubahan secara lafdy adalah sebagai berikut:

تغيير الكلمة من أصلها لايقصد به الا تخفيفا على لسان فقط حتي لايؤثر معنها أصلا. مثل إبدال الواو ألفا فى كلمة "قال" فإنّ أصلها "قول"
Berdasarkan penjelasan di atas dapatlah dipahami bahwa pengertian tasrif ditinjau dari perubahan secara lafdy adalah perubahan suatu kalimat yang perubahan tersebut tidak berdampak pada perubahan makna kata seperti digtantinya harf wawu dengan alif pada kata “قول “ sehingga menjadi kata “قال” baik kata yang pertama maupun kata yang kedua setelah dirubah (ditasrif/di I’lal) maknanya sama yakni “telah berbicara” hanya saja karena pengucapan “Qowala” ini dirasa berat menurut lidahnya orang arab maka untuk kemudian ditukarlah wawu dari kalimat tersebut dengan alif, sehingga kemudian dapat mudah dilafadkan oleh orang Arab.

Berdasarkan penjelasan seputar pengertian Morfologi dalam bahasa Arab di atas dapatlah dipahami bahwa yang dimaksud Morfologi dalam bahasa Arab adalah ilmu yang mempelajari perubahan kata dalam bahasa Arab, adapun jenis perubahan-perubahanya tersebut diketgorikan menjadi 2 tujuan perubahan yaitu perubahan secara ma’nawy dan lafdy, perubahan-perubahan ini dalam Sharaf disebut dengan tasrif.


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search