Pengertian Pemberian Motivasi

Motivasi berasal dari kata motiv yang diartikan sebagai daya upaya yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. Motiv dapat dikatakan sebagai daya penggerak dari dalam dan di dalam subjek. Untuk melakukan aktifitas-aktifitas tertentu demi mencapai suatu tujuan. 

Bahkan motiv dapat diartikan sebagai suatu kondisi intern (kesiapsiagaan). Maka motivasi dapat diartikan sebagai daya penggerak yang telah menjadi aktif (Sardiman A.M., 1996:73). 

Mc. Donald, yang dikutip oleh Sardiman A.M (1996:73) mengemukakan bahwa motivasi adalah perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan munculnya feeling dan didahului dengan tanggapan terhadap adanya tujuan. 

Menurut Abdul Rahman Shaleh (2004:132) motivasi adalah segala sesuatu yang menjadi pendorong tingkah laku yang menuntut atau mendorong seseorang untuk memenuhi kebutuhan.

Dari uraian di atas dapat dinyatakan bahwa motivasi merupakan segala sesuatu yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu dalam mencaMatematika tujuan yang di inginkan dengan mengarahkan segenap kemampuan potensi dalam dirinya. Motivasi juga dapat dikatakan sebagai rangkaian usaha untuk menyediakan kondisi-kondisi tertentu sehingga seseorang mau dan berkeinginan untuk melakukan sesuatu.
Sedangkan pengertian motivasi belajar menurut Sardiman A.M (1996: 75) bahwa motivasi belajar merupakan faktor psikis yang bersifat non-intelektual, yang mempunyai peranan menumbuhkan gairah merasa senang dan semangat untuk belajar pada siswa.

Berdasarkan uraian di atas, bahwa motivasi dalam belajar dan kegiatan pembelajaran merupakan salah satu syarat dalam proses belajar dan memegang peranan penting dalam memberikan gairah dan membangkitkan semangat belajar, sehingga siswa yang memiliki motivasi yang tinggi akan memiliki energi yang kuat untuk melaksanakan kegiatan belajar.

Dengan demikian jelas bahwa hasil belajar dapat dicaMatematika oleh siswa dalam proses belajar, manakala dalam diri siswa terdapat motivasi belajar yang tinggi untuk meraih hasil dalam  belajar. Motivasi belajar sangat besar  peranannya dalam upaya membangkitkan  gairah dan semangat belajar pada diri siswa untuk meraih hasil belajar. Dengan demikian terdapat hubungan yang positif antara motivasi belajar dengan hasil belajar atau hasil belajar yang diraihnya dalam proses belajar.

Namun demikian motivasi dalam belajar bukan hanya datang dari dalam diri siswa saja melainkan juga kadang motivasi itu ada karena didorong atau muncul dari pemberian pihak lain (Guru), karena memang salah satu fungsi guru selain sebagai pengajar adalah juga sebagai sorang motivator (pemberi motivasi) kepada anak-anak didiknya, hal ini senada dengan apa yang diucapkan oleh Ki Hajar Dewantara yaitu “Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani” yang jika kata-kata dalam kalimat tersebut maka akan diperoleh pemaparan sebagai berikut:

Ing Ngarso Sun Tulodo artinya Ing ngarso itu didepan / dimuka, Sun berasal dari kata Ingsun yang artinya saya, Tulodo berarti tauladan. Jadi makna Ing Ngarso Sun Tulodo adalah menjadi seorang Guru/Pemimpin harus mampu memberikan suri tauladan bagi orang - orang disekitarnya.

Ing Madyo Mbangun Karso, Ing Madyo artinya di tengah-tengah, Mbangun berarti membangkitan atau menggugah dan Karso diartikan sebagai bentuk kemauan atau niat. Jadi makna dari kata itu adalah seseorang guru/ pemimpin ditengah kesibukannya harus juga mampu membangkitkan atau menggugah semangat . Karena itu seseorang juga harus mampu memberikan inovasi-inovasi dilingkungannya dengan menciptakan suasana yang lebih kodusif untuk keamanan dan kenyamanan.

Demikian pula dengan kata Tut Wuri Handayani, Tut Wuri artinya mengikuti dari belakang dan handayani berati memberikan dorongan moral atau dorongan semangat. Sehingga artinya Tut Wuri Handayani ialah seseorang guru/pemimpin harus memberikan dorongan moral dan semangat kerja dari belakang. Dorongan moral ini sangat dibutuhkan oleh orang - orang disekitar kita menumbuhkan motivasi dan semangat. (Ki Hajar Dewantara, http://www.gudangmateri.com).

Jadi secara tersirat Ing Ngarso Sun Tulodo, Ing Madyo Mbangun Karso, Tut Wuri Handayani berarti figur seseorang guru yang baik adalah disamping menjadi suri tauladan atau panutan, tetapi juga harus mampu menggugah semangat dan memberikan dorongan moral (menjadi motivator) dari belakang agar orang - orang disekitarnya dapat merasa situasi yang baik dan bersahabat. Sehingga kita dapat menjadi manusia yang bermanfaat di masyarakat.

Oleh karena itu maka dapatlah penulis nyatakan pemberian motivasi oleh guru kepada anak didiknya pada dasarnya mempunyai hubungan dengan baiknya hasil belajar siswa.

Belum ada Komentar untuk "Pengertian Pemberian Motivasi "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel