Tahapan Belajar Bagi Siswa

- Januari 18, 2020
Tahapan Belajar Bagi Siswa-Segala sesuatu pekerjaan termasuk didalamnya belajar mempunyai tahapan-tahapannya sendiri. Tahapan-tahapan belajar bagi siswa  jika dipahami dengan seksama akan memudahkan guru untuk mendidik siswa didiknya.

Sebagaimana diketahui bahwa diperlukan suatu periode waktu tertentu bagi siswa untuk secara penuh memahami suatu konsep yang telah diajarkan. Biasanya siswa tidak secara penuh memahami suatu konsep pada saat pertama kali diajarkan. Fenomena ini lebih banyak terjadi pada siswa berkesulitan belajar daripada siswa yang tidak berkesulitan belajar. Oleh kerena itu, dalam merancang kegiatan pembelajaran, guru perlu menyadari posisi siswa, ia harus menyadari sedang dalam tahapan belajar mana siswa yang akan di didiknya.

Menurut Mulyono Abdurrahman, (2003: 90) terdapat empat tahapan belajar yang perlu diperhatikan oleh seorang guru dalam memahami siswa didiknya, adapun tahapan belajar yang dimaksud adalah sebagai berikut:

Tahapan perolehan

Pada tahapan ini siswa telah terbuka terhadap pengetahuan baru tetapi belum secara penuh memahaminya. Siswa masih memerlukan banyak dorongan dan pengaruh dari guru untuk menggunakan pengetahuan tersebut. Contoh; kepada siswa diperlihatkan tabel perkalian lima dan konsepnya dijelaskan sehingga ia mulai memahaminya.

Tahapan kecakapan

Pada tahap ini siswa mulai memahami pengetahuan atau keterampilan tetapi masih memerlukan banyak latihannya. Contoh; setelah siswa memahami tabel dan konsep perkalian lima, ia diberi banyak latihan dalam bentuk menghafal atau menulis, dan diberi macam-macam ulangan penguatan.

Tahapan pemeliharaan

Pada tahap ini, siswa dapat memelihara atau mempertahankan suatu kinerja taraf tinggi setelah pembelajaran langsung dan ulangan penguatan dihilangkan. Contoh; siswa dapat menggunakan perkalian lima secara cepat tanpa memerlukan pengarahan dan ulangan penguatan dari guru.

Tahapan generalisasi

Pada tahap ini siswa telah memiliki dan menginternalisasikan pengetahuan yang dipelajarinya sehingga ia dapat menerapkannya ide dalam berbagai situasi. Contoh; siswa dapat menerapkan tabel perkalian lima dalam memecahkan berbagai soal metematika. 


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search