Pemerintahan Presidan Jokowi Jilid II

- Oktober 08, 2019
Pemerintahan Jilid II Jokowi berpasangan dengan K.H Maruf Amin Rois Am Syuriah Nahdlotul Ulama. Dipilihnya Maruf Amin menjadi pasangan Jokowi dalam pandangan penulis tidak terlepas dari unsur politik yang mengharuskan Jokowi untuk memilih Maruf Amin sebagai pasangannya.

Sebagaimana diketahui, kubu pasangan Prabowo-Sandi telah menggaet ormas-ormas Islam sebagai bagian dari mitra politiknya, Fron Pembela Islam (FPI) menjadi ormas Islam terdepan yang memperjuangkan terpilihnya pasangan Prabowo-Sandi menjadi Presiden Indonesia 2019-2024, sementara tokoh-tokoh dari ormas Muhamadiyah, Persis, HTI juga banyak mendukung pasangan ini meskipun secara kelembagaan mereka malu-malu menampakan dukungannya.

Dipilihnya Maruf Amin sebagai pasangan Jokowi sedikit banyaknya mempengaruhi pemilih NU untuk mati-matian mendukung Jokowi, penulis menyaksikan bahwa di Cirebon para Kiai Madrasah, Mushala, Masjid yang berlatar belakang NU tidak biasanya mengkampanyekan santri-santri serta anggota keluarganya untuk memilih pasangan Jokowi-Maruf, pengaruh mereka memang dahsyat, setidak-tidaknya begitulah yang terjadi di kampung halaman penulis.

Hambatan yang terjadi selepas kemenangan Jokowi baik yang di dapat dari hasil Quic Count maupun Penetapan KPU adalah penentangan, Kubu Prabowo pada mulanya bahkan termasuk Capres dari kubu ini menuduh kubu Jokowi sebagai petahana berlaku curang sehingga menyebabkan kekalahan mereka.

Tuduhan curang yang digelorakan Kubu Prabowo rupanya dipermalukan dalam sidang sengkta pemilu di Mahkamah Konstitusi yang di siarkan langsung di beberapa TV Nasional, tuduhan mereka ditolak Hakim, bahkan tidak ada satupun dari sekian banyak tuduhan kecurangan yang ditujukan pada Kubu Jokowi yang terbukti.

Selepas saling baku hantam dalam gelaran politik pemilihan Presiden 2019-2024, suasana perpolitikan nasional mendingin, penyebabnya adalah karena Jokowi mengajak Prabowo untuk bertatap muka di Stasiun MRT Jakarta. Untuk sementara waktu tidak ada lagi protes soal kecurangan pemilihan Presiden dari kubu Prabowo, sebab Prabowo sendiripun mengakui kemenangan Jokowi.

Pelantikan Jokowi Sebagai Presiden RI 2019-2024

Pelantikan Jokowi – Maruf Amin sebagai Presiden dan wakil Presiden Republik Indonesia 2019-2024 di gelar pada Tanggal 20-10-219. Ada upanya dari kelompok-kelompok tertentu untuk menghalang-halangi  pelantikan. Tapi upaya tersebut dapat ditanggulangi dengan baik oleh pihak Kepolisian.

Pihak kepolisian bekerjasama dengan tentara mengerahkan 30.000 pasukan demi menjaga keamanan dalam pelantikan. Suasana penjagaan yang kodusif mengantarkan pada lancarnya jalannya pelantikan.

Pelantikan Jokowi bersama K.H. Maruf Amin dihadiri oleh pemimpin negara-negara Sahabat, SUltan Brunai, Perdana Mentri Malaysia dan Singapura ditambah dari beberapa utusan negara lain seperti Cina, Australia, Amerika Srikat dan beberapa negara lainnya ikut menyaksikan pelantikan.

Kabinet Pemerintahan Jokowi Jilid II

Ada yang menarik dalam kabinet Jilid II Pemerintahan Jokowi, sebab Prabowo yang sebelumnya merupakan lawan Jokowi ditarik oleh Jokowi masuk kedalam kabinetnya, di Kabinet Jokowi Prabowo diangkat menjadi mentri Pertahanan.

Gerakan politik Jokowi mengangkat Prabowo dipandang sebagai upaya yang luar biasa bagi sebagian orang, mengingat dengan masuknya Prabowo dalam kabinet persatuan rakyat yang sebelumnya terpecah karena politik diharapkan dapat diredam. Meskipun demikian ada juga sebagian orang yang menggangap Prabowo tidak konsisten dan menghianati perjuangan para pendukungnya, anggapan semacam ini umumya dilontarkan oleh pendukung Prabowo dari kalangan FPI dan Persaudaraan Alumni 212.  Mentri Termuda dalam kabinet Jokowi dijabat oleh Nadim Makarim, Pencipta dan Pemilik Go-Jek. Ia didaulat sebagai mentri Pendidikan. 


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search