Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja

- Oktober 15, 2019
Tercapainya suatu kinerja seseorang atau pekerja karena adanya upaya dan tindakan yang dihasilkan. Upaya tersebut yaitu berupa hasil kerja (kinerja) yang dicapai oleh pekerja. Kinerja dapat dihasilkan dari pendidikan, pengalaman kerja dan profesionalisme.

Pendidikan adalah modal dasar dan utama seorang pekerja dalam mencari kerja dan bekerja. Pengalaman dalam bekerja berkaitan dengan masa kerja karyawan, semakin lama seseorang bekerja pada suatu bidang pekerjaan maka semakin berpengalaman orang tersebut, dan apabila seseorang telah mempunyai pengalaman kinerja pada suatu bidang pekerjaan tertentu, maka ia mempunyai kecakapan atas bidang pekerjaan yang ia lakukan.

Profesionalisme adalah gabungan dari pendidikan dan pengalaman kerja yang diperoleh oleh seorang pekerja. Ada beberapa hal untuk membangun mentalitas professional,  menurut Jansen H.  Sinamo (2007:289) salah satunya adalah mentalitas mutu yaitu seorang professional menampilkan kinerja terbaik yang mungkin,  mengusahakan dirinya selalu berada di ujung terbaik (cutting edge)  bidang keahliannya, standar kerjanya yang tinggi yang diorientasikan pada ideal kesempurnaan mutu.

Menurut Soedarmayanti (Subrata, 2009: 38), ada beberapa faktor yang mempengaruhi pencapaian kinerja atau prestasi kerja adalah faktor kemampuan  (ability) dan faktor motivasi (motivation). Faktor kemampuan di dapat dari pengetahuan (knowledge) dan keterampilan (skill) sedangkan motivasi terbentuk dari sikap (attitude) dalam menghadapi situasi kerja.

Berdasarkan penjelasan di atas dapatlah dipahami bahwa pada dasarnya faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja terdiri dari dua macam yaitu adalah faktor kemampuan  (ability) dan faktor motivasi (motivation). Kemampuan bersangkutan dengan pendidikan dan pengalaman sementara motivasi berkaitan dengan kondisi pekerja sendiri baik kondisi internal dan eksternalnya ditambah dengan kondisi dimana ia bekerja. 


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search