Misteri Keris Pusaka Pada Tiang Masjid Jamik Abu Habib Muda Aceh

- Maret 01, 2019
BUNGFEI.COM-Keris Pusaka yang melekat pada tiang Masjid Jamik Abu Habib Muda Seunagan yang terletak di Desa Peuleukueng Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh itu meninggalkan kisah yang masih misteri.

Sebagain orang percaya bahwa keris pusaka itu adalah datang tiba-tiba, melayang-layang diudara mengikuti Abu Habib Muda selepas meninggalkan Demak menuju Aceh. Keris misteri itu kemudian hinggap dan melekat di tiang Masjid yang dibangun oleh Habib Muda.
Keris Pusaka Pada Tiang Masjid Jamik Abu Habib Muda
Abu Habib Muda atau juga biasa dikenal dengan panggilan Abu Peuleukueng, nama aslinya adalah Habib Muhammad Yeddin bin Habib Muhammad Yasin.

Beliau merupakan ulama yang masih dzuriyah-nya Nabi Muhamad SAW, beliau juga seorang ulama ternama di Aceh di zamannya, sebab beliau merupakan Mursyid Tarekat Satariyah. Pengikutnya puluhan ribu, bahkan tempat dimana beliau tinggal dan wafat kini dijadikan sebagai pusat Tarekat Satariyah di Aceh.

Abu Habib Muda hidup pada masa revolusi kemerdekaan Indonesia, beliau dikenal sebagai ulama pejuang, beliau juga dikenal sebagai ulama yang menggerakan perlawanan terhadap para pemberontak DII/NII Aceh Pimpinan Dawud Beuruh yang kala itu berbuat semena-mena terhadap rakyat dan umat Islam yang tidak sepaham.

Kegigihan Abu Habib Muda dalam mempertahankan kewibwaan Negara Indonesia dari tangan pemberontak dengan segala kepicikanya, membuat Soekarno yang kala itu menjabat sebagai Presiden Indonesia begitu menghormatinya, sehingga dalam suatu waktu Soekarno mengundangnya ke Jawa, keduanya kemudian bertemu di Istana Negara.

Ketika di undang ke Istana Negara, Abu Habib Muda menyampaikan keinginanya kepada Soekarno untuk mengunjungi Masjid Agung Demak, sebab  menurutnya, dahulu nenek moyangnya ikut membangun salah satu tiang Masjid Agung Demak pada tahun 1481 Masehi.

Keinginan Abu Habib Muda untuk mengunjungi masjid Agung Demak kemudian dikabulkan oleh Soekarno, Sang Habib  diantarkan menuju Demak dengan penuh rasa hormat.

Pada saat mengunjungi Masjid Demak, Abu Habib Muda tidak henti-hentinya berdzikir didalam masjid sambil mengelilingi salah satu tiang masjid yang dipercayai dibuat oleh nenek moyangnya.

Pada saat membaca dan melantunkan dzikir disekitaran tiang masjid Demak itulah  secara tiba-tiba muncul Keris Pusaka dari dalam tiang, keris itu kemudian mengikuti Abu Habib Muda hingga kepulanganya ke Aceh.

Selepas kepulanganya dari Jawa, Abu Habib Muda meletakan keris itu pada tiang Masjid yang ia bangun di Aceh, meskipun demikian ada juga yang beranggapan bahwa pada mulanya keris itu bukan dilekatkan, melainkan melekat sendiri, yaitu menempel secara ajaib pada tiang masjid.
Masjid Jamik Abu Habib Muda Seunagan 
Selain kisah-kisah mistis diluar nalar sebagaimana kisah di atas, ada juga yang beranggapan bahwa, sesungguhnya keris itu memang diperoleh Abu Habib Muda dari Demak, akan tetapi tidak diperoleh dengan jalan mistis, melainkan hadiah dari Imam Masjid Demak, sebagai bentuk trimakasihnya pada Abu Habib Muda karena nenek moyangnya ikut membangun salah satu tiang Masjid Agung Demak.

Abu Habib Muda wafat pada 14 Juni 1972, selepas kewafatannya Masjid yang beliau bangun itu kemudian dinamai sama seperti namanya.

Dari awal mula pembangunanya Masjid Jamik Abu Habib Muda Seunagan mengalami beberapa kali pemugaran, termasuk pemugaran pada tiang-tiang masjidnya, akan tetapi Keris Pusaka yang menempel pada salah satu tiang masjid itu tidak ada seorangpun yang berani mengambilnya, keris itu dibiarkan melekat pada tiang masjid hingga kini. 


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search