Rumus EPS (Eearning Per Share)

- Juni 13, 2019
BUNGFEI.COM-Rumus EPS pada dasarnya adalah rumus yang simple dan sederhana, saking simpelnya, rumus ini dapat dipraktekan dengan mudah bagi siapa saja yang hendak menghitung EPS dalam laporan keuangan perusahaan tertentu.

Secara istilah Earning Per Share (EPS) adalah rasio yang menunjukkan seberapa besar keuntungan (return) yang diperoleh investor atau pemegang saham per saham (Fakhuruddin, 2011:195)

Selain itu ada juga yang menyatakan bahwa Earning Per Share (EPS), adalah perbandingan antara keuntungan bersih setelah pajak yang diperoleh emiten dengan jumlah saham yang beredar (Halim, 2015:16)

Adapun menurut Fahmi (2012: 96) Earning Per Share adalah : “Laba per lembar saham (earning per share) merupakan keuntungan yang diperoleh dari pembagian laba bersih setelah pajak (EAT) dengan total saham”.

Berdasarkan pengertian-pengertian EPS sebagaimana yang dipaparkan oleh para ahli di atas dapatlah penulis pahami bahwasanya pada dasarnya Earning Per Share (EPS) merupakan salah satu rasio yang biasa digunakan dalam prospektus bahan penyajian dan laporan tahunan kepada pemegang saham yang merupakan laba bersih dikurangi deviden (laba tersedia bagi pemegang saham biasa) dibagi dengan rata-rata tertimbang dari saham biasa yang beredar akan menghasilkan laba per saham, sehingga Earning Per Share (EPS) merupakan jumlah pendapatan yang diperoleh dalam satu periode untuk tiap lembar saham yang beredar.

EPS merupakan hasil yang akan diterima oleh para pemegang saham untuk lembar saham yang dimilikinya atas ke ikut sertaannya dalam perusahaan. EPS yang cenderung naik maka kemungkinan keuntungan yang didapat oleh investor lebih besar dari pada kerugian yang mungkin terjadi.

Dengan demikian besarnya EPS dapat dijadikan tolak ukur keberhasilan suatu perusahaan dimana EPS yang tinggi menandakan tingkat kesejahteraan yang lebih baik kepada pemegang saham.

EPS merupakan salah satu indikator yang dapat menunjukkan kinerja perusahaan, karena besar kecil kecilnya EPS akan ditentukan oleh laba perusahaan.  Perhitungan EPS dapat dirumuskan sebagai berikut:
Memahami rumus di atas maka mudahlah bagi pembaca untuk mempraktekannya langsung.

Contoh:  

Jika laba bersih suatu perusahaan berjumlah Rp. 5.000, sedangkan jumlah saham yang berdar sebanyak 200 saham, maka cara untuk mendapatkan nilai EPS adalah 5.000 dibagi (/) 200. Hasilnya adalah 25. Jadi EPS dari perusahan dalam contoh ini adalah “25”. 


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search