Bahaya Merokok Bagi Kesehatan

- Februari 04, 2019
Bahaya Merokok Bagi Kesehatan adalah sejenis peringatan yang umunya disepakati oleh mayoritas orang bahkan bagi perokok itu sendiri, meskipun ada juga yang ngeyel bahwa rokok itu katanya tidak membahayakan kesehatan, tapi memberi pemasukan devisa terbesar buat negara.

Bahayanya mereokok bagi kesehatan manusia sudah dibahas melalui berbagai macam kajian para ilmuan, hampir seluruh ilmuan tidak ada yang menyatakan rokok itu menyehatkan. Begitulah memang kenyataannya.

Dalam penelitian yang dilakukan Center of Desease Control (CDC) dalam Octafrida (2011), disebutkan bahwa” merokok membahayakan setiap organ di dalam tubuh. Merokok menyebabkan penyakit dan memperburuk kesehatan”,seperti :

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) 

Menurut Saleh (2011), PPOK sudah terjadi pada 15% perokok. Individu yang merokok mengalami penurunan pada Forced Expiratory Volume in second (FEV1), dimana kira-kira hampir 90% perokok berisiko menderita PPOK.
PPOK
Dalam pendapat Saleh sebagaimana dijelaskan di atas dapat dimengerti bahwa katanya hamper 90% perokok beresiko menderita PPOK, perlu dicatat bahwa beresiku ini maksudnya belum tentu terkena penyakit paru, meskipun demikian peluangnya besar bagi perokok terjangkiti penyakit paru.

Pengaruh Rokok terhadap Gigi 

Menurut Andiana (2012), hubungan antara merokok dengan kejadian karies, berkaitan dengan penurunan fungsi saliva yang berperan dalam proteksi gigi. Risiko terjadinya kehilangan gigi pada perokok, tiga kali lebih tinggi dibanding pada bukan perokok.
Gigi Perokok Berat
Memahami hal itu maka dapatlah dimengerti bahwa kadar kekuatan gigi perokok ini menurut pendapat di atas menurun, cepet kropos, atau membusuk mengingat kadar saliva pada gigi menurun fungsinya. Selain itu merokok juga tentunya berpontensi besar mempengaruhi tampilan gigi seperti warnanya jadi kuning atau berkarat karena nikotin, hal ini biasanya menipa para perokok yang malas mencuci gigi.

Pegaruh Rokok Terhadap Mata 

Menurut Muhibah (2011), bahwa rokok merupakan penyebab penyakit katarak nuklear, yang terjadi di bagian tengah lensa. Meskipun mekanisme penyebab tidak diketahui, banyak logam dan bahan kimia lainnya yang terdapat dalam asap rokok dapat merusak protein lensa.
Katarak Nuklear
Berpedoman pada pendapat di atas dapatlah difahami bahwa merokok dapat mempengaruhi kesehatan mata, pengaruh rokok terhadap kesehatan mata ini terletak pada asap yang ditimbulkan oleh rokok itu. Karena asap itu diyakini mengandung racun, maka jika terkena mata tentu menyebabkan penyakit mata, dan salah satunya adalah katarak nuclear.

Pengaruh Terhadap Sistem Reproduksi 

Menurut Anggraini (2013), merokok akan mengurangi terjadinya konsepsi, fertilitas pria maupun wanita. Pada wanita hamil yang merokok, anak yang dikandung akan mengalami penuruan berat badan, lahir prematur, bahkan kematian janin.
Bahaya Ibu Merokok
Dalam pendapat diatas dapat dimengerti bahwa selain dapat menyebabkan kurang baiknya sistem reproduksi (Kelamin) pria maupun wanita, merokok juga menurut pendapat ini membahayakan bagi ibu-ibu yang hamil, sebab katanya anaknya tentu nanti tidak sehat sebab diasupi oleh racun dari ibunya melalui kegitan merokok.

Demikianlah penjelasan menganai Bahaya Merokok Bagi Kesehatan, ada baiknya pembaca meninggalkan kebiasan merokok, selain tidak baik untuk kesehatan rokok juga tentunya tidak baik untuk kantong anda, meskipun juga kalau seandainya tidak ada orang yang merokok di negara kita ini, negara pendapatannya sangat berkurang dastis, karena pendapatan terbesarnya hilang.

Mengenal Rokok

Selepas kita mengetahui bahaya rokok bagi kesehatan alangkah lebih baiknya kita mengenal mengenai rokok, sebetulnya Rokok itu bagaimana sih..? Kandungannya apa saja?, Sejarah kemunculannya bagaimana?, jenis rokok itu ada berapa..?

Pertanyaan-pertanyaan di atas sekiranya menjadi pembuka bagi penulis untuk memperkenalkan rokok bagi para pembaca.

Pengertian Rokok

Menurut Heryani (2014), rokok adalah hasil olahan tembakau yang terbungkus, dihasilkan dari tanaman Nicotiana Tabacum, Nicotiana Rustica dan spesies lainnya atau sintetisnya yang mengandung nikotin dan tar dengan atau tanpa bahan tambahan . Jadi menurut pendapat ini rokok itu adalah olahan tembakau. Jadi kalau bukan olahan tembakau meskipun rupa dan fungsinya sama bukan rokok, begitu kira-kira maksudnya.

Sejarah Rokok di Indonesia

Rokok di Indonesia dikenal sejak Abad 16-17, hal ini dapat ditelusuri dari kisah legenda Roro Mendut seorang Wanita yang hidup pada masa Sultan Agung Mataram memerintah. Wanita ini dikenal sebagai wanita penjual Rokok pada masa itu, yaitu Rokok Khas Indonesia yang terbuat dari tembakau yang dililit dengan daun kawung atau daun jagung. Begitulah apa yang penulis pahami selepas membaca artikel tentang kisah legenda Roro Mendut Wanita Penjual Penjual Rokok Abad 17 yang terdapat dalam www.historyofcirebon.id.

Meskipun dalam sejarah dan legenda rokok sudah dikenal sejak abad ke 16-17, para sejarawan juga ada yang meyakini bahwa rokok di Indonesai baru muncul abad ke 19, rokok mulanya katanya diproduksi masal pertama kali di kota Kudus. Rokok yang diproduksi rokok jenis Kretek, sebab itulah hingga saat ini Kudus selain dikenal sebagai kota wali, juga dikenal dengan sebutan Kota Kretek, sebab disitulah katanya Rokok Kretek mula-mula lahir.

Bahan-Bahan Rokok

Rokok didalamnya mengandung bahan-bahan yang mesti ada, diantara bahan-bahan dalam rokok tersebut adalah sebagai berikut:

Tembakau.  Jenis tembakau yang dibudidayakan dan berkembang di Indonesia termasuk dalam spesies Nicotiana tabacum.
Jauhi Rokok
Cengkeh. Bagian yang biasa digunakan adalah bunga yang belum mekar. Bunga cengkeh dipetik dengan tangan oleh para pekerja, kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari, kemudian cengkeh ditimbang dan dirajang dengan mesin sebelum ditambahkan ke dalam campuran tembakau untuk membuat rokok kretek.

Saus Rahasia.  Saus ini terbuat dari beraneka rempah dan ekstrak buah-buahan untuk menciptakan aroma serta cita rasa tertentu. Saus ini yang menjadi pembeda antara setiap merek dan varian kretek.

Kandungan Rokok

Selain dibuat dengan bahan-bahan tertentu, rokok juga setelah tercipta melahirkan kandungan-kandungan kimiawi yang tercipta secara otomatis didalamnya, diantara kandungan-kandungan rokok itu adalah sebagai berikut:

Nikotin. Nikotin dapat meningkatkan adrenalin yang membuat jantung berdebar lebih cepat dan bekerja lebih keras, frekuensi jantung meningkat dan kontraksi jantung meningkat sehingga menimbulkan tekanan darah meningkat.

Tar. Merupakan substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru, mengandung bahan-bahan karsinogen.

Karbon monoksida (CO).  Merupakan gas berbahaya yang terkandung dalam asap pembuangan kendaraan. CO menggantikan 15% oksigen yang seharusnya dibawa oleh sel-sel darah merah. CO juga dapat merusak lapisan dalam pembuluh darah dan meninggikan endapan lemak pada dinding pembuluh darah, menyebabkan pembuluh darah tersumbat.
Kandungan Racun dalam Rokok


Jenis Rokok

Rokok, selain dibedakan karena bahan-bahanya juga dibedakan karena bentuknya, adapun jenis-jenis rokok yang ada hingga kini adalah sebagai berikut:

Rokok Putih.  Isi rokok ini hanya daun tembakau yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu (Mardjun, 2012). Rokok putih mengandung 14 - 15 mg tar dan 5 mg nikotin (Alamsyah, 2009).

Rokok Kretek. Bahan baku atau isinya berupa daun tembakau dan cengkeh yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu (Mardjun, 2012). Rokok kretek mengandung sekitar 20 mg tar dan 44- 45 mg nikotin (Alamsyah, 2009).

Rokok Klembak. Bahan baku atau isinya berupa daun tembakau, cengkeh, dan kemenyan yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu.
Tak Usah Merokok
Selain itu, Rokok berdasarkan penggunaan filter menurut Mardjun (2012) dibagi menjadi dua kelompok, yaitu Rokok Filter: rokok yang pada bagian pangkalnya terdapat gabus dan  Rokok Non Filter: rokok yang pada bagian pangkalnya tidak terdapat gabus.

Demikianlah penjelasan menganai rokok dalam artikel ini, semoga pembaca dapat memahami menganai bahayanya rokok bagi kesehatan serta juga dapat mengenal rokok dari segi pengertian, sejarah, kandungan dan jenisnya. 


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search