Analisis Frekuensi dengan SPSS

- Januari 19, 2019
ANALISIS FREKUENSI SPSS-Analisis frekuensi merupakan analisis yang mencakup gambaran frekuensi data secara umum seperti mean, media, modus, deviasi, standar, varian, minimum, maksimum dan sebagainya. Analisi ini juga masuk pada jenis analisis deskriptif. Data yang dipakai untuk statistik deskriptif bisa kualitatif dan kuantatif.

Contoh Data 1.

Dari sebuah tabulasi data penelitian yang terdiri dari 6 item dan 18 responden diperoleh sebagai berikut:

Langkah:

1. Analyze, pilih Deskriptif Statistik, pilih Frekuensi.

2. Kemudian muncul file Frequency dan pindahkan variabel dari kolom kiri ke kanan hingga tampak gambar disamping, abaikan yang lain.

3. Klik OK, dan hasilnya akan terlihat.

Hasil Frekuensi Data
Untuk melihat penyebaran frekuensi tabulasi data, akan terlihat tabulasi di bawah ini.
Tabel ini dapat digunakan untuk mempermudah tabulasi data secara deskritif, misalnya variabel 1-6 adalah tabulasi data untuk varibel X1, maka statitisk deskriptifnya sebagai berikut:
Rekapituasi
Dari tabel tersebut bisa dilakukan pembahasan misalnya, untuk pertanyaan no 1 (sebutkan pertanyaannya), 1 orang responden (5,6%) menjawab ragu-ragu, sedangkan 5 orang responden (27,8%) menjawab setuju dan selebihnya 9 responden (50%), menjawab sangat setuju. Begitu seterusnya. Bentuk frekuensi ini akan sangat membantu peneliti dalam melakukan tabulasi data.

Contoh Data 2

Diketahui sebuah data Penjualan perusahaan sebagai berikut:\

1. Analyze, pilih Deskriptif Statistik, pilih Frekuensi.
2. Kemudian muncul file Frequency dan pindahkan variabel dari kolom kiri ke kanan hingga tampak gambar disamping, abaikan yang lain.
3. Kemudian muncul file frequency dan pindahkan variabel dari kolom kiri ke kanan hingga tampak gambar disamping, pilih statitisk, isikan (cheklist), bagian yang anda inginkan, setelah itu klik ok
Penjelasan:

  • Persentil: adalah ukuran letak yang membagi data yang telah diurutkan sehingga membagi data sama besar
  • Quartil: Membagi data ke dalam  empat  bagian  yang sama
  • Central tendency: Pengukuran pusat data
  • Mean : adalah ukuran rata-rata yang merupakan penjumlahan dari seluruh nilai dibagi julah datanya.
  • Median: adalah suatu nilai di mana setengah dari  data berada dibawa niali tersebut dan setengahnya lagi berada di atas nilai tersebut setelah nilai itu disusun berurut. Dengan kata lain median membagi data dua bagian.
  • Mode: adalah salah satu ukuran rata-rata yang menunjukkan skor atau nilai data yang memiliki frekuensi terbanyak pada suatu distribusi. Mode biasanya digunkan untuk data nominal. Mode jarang sekali digunakan untuk data ordinal, interval atau rasio.
  • Dispersion: Penyebaran data
  • Variance: adalah ukuran variasi yang menunjukkan seberapa jauh data tersebar dari mean (rata- ratanya). Semakin bervariasi data tersebut maka semakin jauh data tersebut tersebar di sekitar mean-nya
  • Standar deviasi: adalah akar dari varian
  • Range: adalah ukuran  variasi  yang  paling  sederhana karena kesederhanaannya maka range tidak dapat diandalkan.
  • Minimum: nilai yang paling rendah/kecil dari data
  • Maksimum: nilai yang paling besar/tingi dari data
  • Distribution: Bentuk Kurtosis data
  • Skewness: Ukuran kecondongan (kurva yang tidak simetris)
  • Kurtosis: Ukuran keruncingan/ketinggian kurva

Hasil Out Put
Penjelasan Hasil Analisis (Out Put)

  • N adalah jumlah data yang valid (20 buah) sedangkan data yang hilang adalah 0, artinya semua data siap diproses.
  • Mean (rata-rata penjualan) adalah 142.2 dengan standar error adalah 15.7.
  • Median sebesar 116 menunjukkan 50% penjualan  di atas 116 dan 50% penjualan di bawah 116
  • Standar deviasi adalah 70,21 dan varians sebesar 4928.
  • Ukuran skewness adalah 1.08.


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search