Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Asal-Usul Julukan Kampret dan Cebong Bagi Pendukung Prabowo dan Jokowi

Julukan atau lebih tepatnya ejekan Kampret dan Cebong di Indonesia bermula dari persaingan politik antara Prabowo dan Jokowi dalam merebutkan Kursi Presiden di Tahun 20014 dan 2019. 

Para pendukung Prabowo diejek sebagai Kampret oleh para pendukung Jokowi, sebaliknya pendukung Jokowi di sebut Cebong oleh pendukung Prabowo. 

Asal-usul julukan atau ejeken Kampret bagi para pendukung Prabowo sebetulnya berasal dari plesetan kata, sebagai mana diketahui bahwa Koalisi yang dibangun Partai Pendukung Prabowo pada Pemilu Presiden 2014 dinamai “Koalisi Merah Putih” yang disingkat dengan “KMP”. 

Nama koalisi tersebut oleh para pendukung Jokowi diplesetkan menjadi “Kampret” sebutan Kampret kemudian disebarkan oleh para Buzzer Jokowi di media-media sosial sehingga terkenalah istilah itu. 

Koalisi KMP

Tidak sampai itu saja, para pendukung Jokowi yang lainnya merasa cocok jika julukan Kampret disematkan kepada para pendukung Prabowo, sebab bagi mereka kelakuan para pendukung Prabowo itu memang seperti “Kampret”, dalam bahasa Jawa, kampret adalah nama jenis hewan yang dalam bahasa Indonesia disebut kelelawar. 

Kelelawar biasanya tidur terbalik dan menggelantung di ranting-ranting pohon, hal seperti itu dianggap cocok dengan sikap dan sifat para pendukung Prabowo yang terbalik-balik. 

Misal, para pendukung Prabowo menuduh Jokowi keturunan Cina, padahal yang keturunan Cina Prabowo. 

Mereka menuduh Jokowi keturunan Kafir padahal Prabowo sendiri keluarganya berasal dari kaum Kafir. 

Mereka juga muduh bapak Jokowi beridiologi Komunis, padahal dalam kenyataannya Bapak Prabowo sendiri yang berfaham Sosialis karena merupakan pejabat tinggi dari paratai PSI (Partai Sosialis Indonesia) yang dahulu dibubarkan pemerintah karena pemberontakannya, begitu seterunya mereka dianggap berfikir dan bersikap terbalik-balik.

Mengenai asal-usul Julukan atau ejekan Cebong bagi para Pendukung Jokowi bermula dari peristiwa kebiasan Jokowi ketika berada di Istana Negara. 

Jokowi yang kala itu menjabat sebagai Presiden RI Periode pertama memperlihatkan kebiasannya di Istana Bogor. Salah satu kebiasannya adalah melepaskan Katak atau Kodok di sungai yang terletak di halaman Istana Bogor. Peristiwa inilah yang kemudian dijadikan oleh pengikut Prabowo sebagai senjata dan bahan untuk mengejek pengikut Jokowi.

Jokowi Lepas Kodok di Isana Bogor

Para pengikut dan pendukung Jokowi mulai selepas itu dinamai “Cebong”, karena dianggap para Cebong anak-anaknya Kodok auat Katak, ejekan macam itu kemudian juga disebarkan secara massif ke meda-media sosial oleh Buzzer Prabowo. 

Cebong oleh pendukung Prabowo adalah ejekan yang dianggap pas untuk menamai pendukung Jokowi, karena bagi mereka Cebong adalah mereka yang dikasih dan dipelihara oleh Jokowi untuk melanggengkan kekuasannya sebagai Presiden. 

Baca Juga: Amin Rais, Antara Turun Gunung dan Glandangan Politik

Posting Komentar untuk " Asal-Usul Julukan Kampret dan Cebong Bagi Pendukung Prabowo dan Jokowi"