Istri KH. Hasyim Asya’ri Pendiri NU

Istri KH. Hasyim Asya’ri Pendiri NU
KH. Hasyim Asya’ri  adalah ulama terkemuka yang hidup menjelang kemerdekaan Indonesia, beliau juga dikenal sebagai pendiri organisasi Islam terbesar di dunia yaitu Nahdlotul Ulama. Selama hidup KH. Hasyim Asya’ri  mengarungi bahtera rumah tangga dengan beberapa wanita.

Istri KH. Hasyim Asya’ri  berjumlah empat orang, adapun penjelasan mengenai istri-istrinya tersebut adalah sebagai berikut:

Nyai Nafisah

Nyai Nafisah adalah putri dari Kiai Yaqub dari Desa Siwalan, Panji Sidoarjo. Dinikahi oleh Kai Hasyim pada tahun 1892 Masehi. Waktu meikahi Nyai Nafisah Hasyim baru berumur 21 tahun. Pernikahan keduanya berjalan lancar dan penuh dengan kebahagiaan.

Tidak lama setelah menikah Nyai Nafisah dibawa Kiai Hasyim ke Mekah untuk menuntut ilmu dan ibadah ke tanah Suci Mekah, akan tetapi selepas melahirkan anak pertamanya, Nyai Nafisah meninggal dunia, pun juga demikian dengan anaknya Abdullah juga meninggal dunia empat puluh hari selepas wafatnya Nyai Nafisah.

Nyai Khadijah

Nyai Khadijah adalah putri dari Kiai Romli dari Desa Karangkates Kediri. Dinikahi oleh Kiai Hasyim selepas delapan tahun kewafatan istri pertamanya, tepatnya pada tahun 1899 Masehi. Namun pernikahan kedua juga rupanya tidak bertahan lama sebab dua tahun kemudian (1901) Nyai Khadijah wafat. Perkawinan dengan  Nyai Khadijah tidak menghasilkan keturunan.

Nyai Nafiqah

Nyai Nafiqah adalah putri Kiai Ilyas pengasuh Pondok Pesantren Siwalan Madiun, dinikahi oleh Kiai Hasyim dua tahun selepas wafatnya Nyai Khadijah (1903). Dari perkawinan keduanya menghasilkan 10 putra dan putri, yaitu:

  1. Nyai Hannah
  2. Nyai Khairiyah
  3. Nyai Aisyah
  4. Nyai Azzah
  5. Kiai Abdul Wahid (dikenal juga dengan nama: Wahid Hasyim)
  6. Kai Abdul Hakim/Abdul Khaliq
  7. Kai Abdul Karim
  8. Kai Ubaidullah
  9. Nyai Masrurah
  10. Kiai Muhamad Yusuf

Selepas mengarungi bahtera rumah tangga bersama Kiai Hasyim, Nyai Nafiqah pergi menghadap tuhannya pada tahun 1920 Masehi. Beliau wafat selepas  17 tahun menjadi istri Kiai Hasyim.

Nyai Masrurah

Selepas bebera tahun ditinggal wafat Nyai Nafiqah, Kiai Hasyim memutukan menikah lagi dengan Nyai Masrurah, merupakan putri Kiai Hasan Pengasuh PEsantren Kuparejo Kediri. Dari perkawinan keduanya Kiai Hasyim memperoleh empat orang anak, yaitu:

  1. Kiai Abdul Qodir
  2. Nyai Fatimah
  3. Nyai Khadijah
  4. Kiai Muhamad Ya’qub

Nyai Masrurah merupakan istri terakhir Kiai Hasyim, sebab beliau mendampingi Kiai Hasyim hingga kewafatannya. Kiai Hasyim wafat pada tanggal 25 Juli 1947.

Dikemudian hari anak-anak Kiai Hasyim menjelma menjadi Ulama dan Ulamawati yang juga menjadi pengasuh di Pesantren-pesantren yang tersebar di Jawa Timur dan sekitarnya, selain itu naka-anak beliau juga nantinya ada juga yang terjun dalam dunia pemerintahan, seperti Kiai Abdul Wahid/Wahid Hasyim kelak menjadi Mentri Agama RI yang pertama.

Baca Juga: Nyai Nafisah Cinta Pertama KH. Hayim Asya’ri

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel