Manfaat Madu Untuk Anak

- September 24, 2019
Madu mempunyai manfaat yang baik untuk anak-anak. Diantara beberapa manfaat madu untuk anak-anak telah dikemukakan oleh para ahli. Baiknya manfaat madu untuk anak-anak daikarenakan madu mengandung aneka zat gizi seperti karbohidrat, protein, asam amino, vitamin, mineral, dekstrin, pigmen tumbuhan dan komponen aromatik.

Selain itu dari hasil penelitian ahli gizi dan pangan sebagaimana disebutkan oleh Aden (2010) bahwa madu mengandung karbohidrat yang paling tinggi diantara produk ternak lainnya seperti: susu, telur, daging, keju dan mentega sekitar (82,4% lebih tinggi). Setiap 100 gram madu murni bernilai 294 kalori atau perbandingan 1000 gram madu murni setara dengan 50 butir telur ayam atau 5.675 liter susu atau 1680 gram daging.

Beberapa manfaat madu sebagaimana yang diungkapkan para ahli adalah sebagai berikut:

Membantu perkembangan otak bayi, karena setiap harinya otak terus berkembang sampai dengan usia 5 tahun. Untuk itu ia membutuhkan gizi yang tinggi. Pertumbuhan dan perkembangan otak sangat terkait dengan kecerdasan pikiran (IQ) dan kecerdasan mental (EQ). Hal ini dapat dilihat, dewasa ini aneka madu produk makanan tambahan baik susu atau bubur bayi yang diformulasikan dengan madu(Aden, 2010).

Meningkatkan nafsu makan anak-anak (adanya unsur vitamin B yang lengkap dalam madu) dan mempercepat pertumbuhan fisik sehingga anak tumbuh sehat, lincah, riang, serta tahan penyakit(Aden, 2010).

Bagi usia remaja, madu dapat membantu percepatan pertumbuhan sebab gizi yang baik dan teratur akan membuat pertumbuhan tubuh menjadi sempurna(Aden, 2010)

Bagi orang dewasa, madu berfungsi sebagai asupan tambahan yang dapat menstabilkan kondisi fisik karena kelelahan. Jadi, gizi yang terdapat dalam madu bisa mengurangi penurunan daya tahan tubuh(Aden, 2010).

Bagi para manula atau lansia, madu adalah makanan terbaik yang sangat diperlukan karena madu adalah sumber energi dan gizi yang dapat diserap langsung oleh tubuh, dimana pada usia tersebut organ pencernaan sudah mulai berkurang fungsinya. Selain itu, madu adalah sumber energi dan gizi yang dapat diserap langsung oleh tubuh(Aden, 2010).

Mencegah terjadinya radang usus besar (colitis), maag, dan tukak lambung. Madu berperan baik melindungi kolon dari luka-luka yang biasa ditimbulkan oleh asam asetat dan membantu pengobatan infeksi lambung (maag). Pada kadar 20% madu mampu melemahkan bakteri pylori penyebab tukak lambung di piring percobaan (Aden, 2010).

Sangat bergizi sehingga dapat melebutkan sistem alami tubuh, menghilangkan rasa obat yang tidak enak, membersihkan liver, memperlancar buang air kecil, cocok untuk mengobati batuk berdahak. Buah-buahan yang direndam dalam madu bisa bertahan sampai enam bulan (Aden, 2010).

Dengan menggunakan cairan madu berkadar 90% (madu dicampur air hangat) dua hari sekali di bagian-bagian yang terinfeksi di kepala, diurut pelan-pelan selama 2-3 menit, madu dapat membunuh kutu, menghilangkan ketombe, memanjangkan rambut, memperindah dan melembutkannya serta menyembuhkan penyakit kulit kepala (Ihsan, 2011).


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search