7 Pejabat Muslim Majapahit Masa Kejayaan

- Juni 01, 2019
Bungfei.com-Setidak-tidaknya ada tujuh orang dari kalangan umat Islam yang mengemban jabatan penting di Ibukota Kerajaan pada masa kejayaaan Majapahit, yaitu ketika Kerajaan itu diperintah oleh Prabu Hayam Wuruk dan setelahnya.

Ketujuh pejabat itu ada yang mengemban jabatan sebagai Patih dan abdi dalem Keraton, yang istimewa dari ketujuh pejabat tersebut adalah makamnya masih dijumpai hingga kini. Corak nisan dari makamnyapun mengagumkan, sebab selain terpahat ayat-ayat Al-Quran, dalam nisan tersebut juga menginformasikan tahun serta juga terdapat pahatan lambang surya Majapahit.

Ketujuh pejabat Muslim Majapahit yang dimaksud adalah;
  1. Pangeran Noto Sunjo
  2. Patih Noto Kusumo
  3. Gajah Permodo
  4. Naya Genggong,
  5. Sabdo Palon
  6. Emban Kinasih
  7. Polo Putro
Informasi ketujuh nama-nama pejabat Muslim Majapahit zaman kejayaan Majapahit di atas, di informasikan secara turun temurun dalam menanggapi 7 nisan makam di komplek pemakaman Troloyo Trowulan. Komplek pemakan tersebut dahulunya dipercayai sebagai daerah yang masuk pada pusat pemerintahan Majapahit.
Nisan Troloyo
Menurut hasil penelitian yang lazim dibicarakan, ketujuh orang tersebut merupakan para pejabat di istana kerajaan Majapahit yang menjabat sebagai Patih, Senopati dan Abdi Dalem, dari itulah nisan para pejabat tersebut katanya dianugerahi lambang surya Majapahit dalam sisi lain pahatannya.

Sebagian dari nisan ketujuh pejabat muslim Majapahit tersebut berbentuk Lengkung Kurawal ciri khas kesenian dalam pahatan zaman Hindu-Budha. Kombinasi bentuk dan pahatan yang terdapat pada batu-batu nisan merupakan paduan antara unsur-unsur lama (Hindu-Buha) dan unsur-unsur baru (Islam).

Sementara itu, bila diperhatikan terdapat kekurang cermatan dalam penulisan kalimah-kalimah berbahasa arabnya, hal tersebut dapat diduga bahwa para pemahat batu nisan adalah orang-orang yang masih pemula dalam mengenal Islam.

Eksistensi ketujuh pejabat Muslim zaman Hayam Wuruk yang dibuktikan dari ketujuh nisan makam di komplek pemakaman Troloyo mengindikasikan bahwa meskipun kerajaan dan Raja Majapahit menganut agama resmi Hindu-Budha, rupanya toleransi dari kerajaan ini cukup tinggi.
Komlpek Pemakaman Troloyo Dahulu dan Kini
Ketujuh pejabat muslim yang nama-namanya telah disebutkan letaknya berjajar membentuk deretan, berjajar dari barat ketimur yang terbagi dua deret yaitu lima deret makam disebelah utara dan dua deret makam disebelah selatan.

Angka tertua yang ada di batu nisan pitu adalah tahun 1369 M atau bertepatan pada saat Majapahit di bawah pemerintahan Raja Hayam Wuruk (1350-1389 M). Meskipun ketujuh pejabat muslim Majaphit di atas nama-nama serta jabatannya telah teridentifikasi melalui cerita turun temurun dan info yang didapat dari pahatan batu nisan yang telah ditemukan, akan tetapi sejauh ini belum ada kisah mendalam mengenai kiprah dari para pejabat muslim Majapahit yang bersangkutan, sebeb belum ditemukan catatan lain yang menginformasikan tentang kiprah ketujuhnya dalam membangun Majapahit. 


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search